4 Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan

Oli transmisi dan oli gardan sama-sama berfungsi sebagai pelumas mobil. Meski begitu, keduanya memiliki beberapa perbedaan. 

 

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari formula, kegunaan, dan cara kerja keduanya. Maka dari itu, penggunaannya tidak bisa ditukar.   

Oli Transmisi vs Oli Gardan 

Simak penjelasan berikut ini untuk memahami perbedaan antara oli transmisi dan oli gardan. 

1. Cara Kerja 

Oli transmisi atau yang dalam bahasa Inggris disebut transmission oil, bertugas untuk mengubah perbandingan dari gear ratio. Ketika ada banyak komponen dalam sistem gear mobil yang saling bergesekan, oli transmisi melumasi komponen tersebut, sehingga kinerja mobil tetap prima. 

 

Sementara oli gardan atau yang dalam bahasa Inggris disebut gear oil, bertugas untuk menyalurkan putaran dan mengatur kecepatan roda saat berbelok. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas mobil.   

2. Fungsi 

Transmision oil berfungsi untuk melumas komponen transmisi, seperti: gigi pemindah, gear, dan poros transmisi agar kinerja komponen transmisi tetap stabil. 

 

Sementara gear oil berfungsi untuk melumas komponen gardan, seperti: driver pionin, ring gear, side gear, dan lain-lain agar tidak mudah aus.     

3. Takaran Oli 

Kebutuhan oli dari setiap tipe mobil memang berbeda. Namun, mobil umumnya membutuhkan sekitar 1-1,2 liter transmission oil dan 2 liter gear oil. Namun, jika pengendara pernah menguras oli, maka pengendara akan membutuhkan lebih banyak oli. 

 

Sebenarnya jika pengendara rutin mengganti transmission oil dengan tepat waktu, maka tidak perlu melakukan pengurasan oli. Pasalnya pengurasan oli bisa mencapai 12 liter, sehingga membutuhkan biaya yang cukup tinggi.   

4. Waktu Penggantian 

Setiap jenis oli harus diganti tepat pada waktunya. Kedua jenis oli ini sama-sama harus diganti setiap sudah menempuh jarak 40.000 km. Namun, pada beberapa mobil matik, oli transmisi masih bisa diganti setiap menempuh 80.000 km.  

3 Ciri Oli Transmisi Perlu Diganti 

Selain ketika mencapai jarak tempuh 40.000 km, oli transmisi juga perku diganti apabila terjadi ciri-ciri ini. 

1. Gigi Mobil Seolah Mengeras 

Apabila saat dipindahkan, gigi mobil terasa keras dan berat, maka ini menandakan ausnya kampas kopling. Keausan ini dapat disebabkan oleh habisnya transmission oil

2. Dengungan  

Jika terdengar suara dengung dari bagian transmisi, maka itu berasal dari komponen yang bergesekan dengan keras. Hal ini menandakan bahwa transmission oil harus segera diganti. 

3. Perubahan Warna  

Jika oli berubah warna menjadi hitam. Maka itu berarti oli sudah menjadi keruh dan harus segera diganti.  

3 Ciri Oli Gardan Perlu Diganti 

Oli gardan juga perlu diganti apabila terjadi ciri-ciri di bawah ini.  

1. Getaran Kencang  

Jika saat mobil sedang berjalan lurus maupun berbelok, pengendara merasakan getaran yang kencang, maka itu terjadi karena habisnya oli yang seharusnya melumas bagian gardan. Akhirnya komponen mesin saling bergesekan dan menimbulkan getaran tersebut. 

2. Bau Hangus  

Jika tercium bau hangus dari bagian gardan, maka itu karena gear oil sudah kotor atau bajakan habis.   

3. Roda Jadi Tidak Normal

Kinerja roda yang dipengaruhi oleh pelumasan bagian gardan. Apabila tidak terlumasi dengan baik, maka kinerja roda akan jadi tidak normal, sehingga sulit dikendalikan. Ini karena gear oil yang kotor berdampak buruk pada kecepatan perputaran roda.   

 

Setelah mengetahui perbedaan antara oli transmisi dan oli gardan di atas, ingatlah untuk mengganti keduanya pada waktu yang tepat.