CVT harus diservis rutin

 Motor jenis matik saat ini sudah jadi favorit masyarakat buat beraktifitas, soalnya lebih praktis untuk digunakan. Kasarnya tinggal gas-rem saja, tanpa perlu tarik kopling atau pindah gigi transmisi secara manual.

Tapi dengan kemudahan itu tentu ada perawatan ekstra untuk komponen CVT (Continuous Variable Transmission). CVT ini sebagai komponen pengganti rantai untuk menggerakkan motor, seperti yang dipakai motor jenis bebek dan sport.

Perawatan rantai relatif lebih mudah karena bisa dilihat kasat mata, dan untuk pengecekan berupa pengaturan ketegangan rantai dan memberi pelumas saja. Sementara CVT lebih rumit karena di dalamnya terdapat banyak komponen.

Komponen di dalam CVT mulai dari pulley depan, rumah roller, roller, belt, pulley belakang, kampas kopling ganda dan mangkok kopling. Belum lagi gir rasio yang terdiri dari gir primer dan gir sekunder. Banyak ya?

Banyak bengkel tidak punya peralatan memadai untuk servis CVT

Sayangnya enggak semua bengkel bisa memperbaiki CVT karena membutuhkan alat khusus berupa treker dan sabuk untuk membongkar pulley depan dan belakang. Terkadang ada bengkel yang pakai cara kasar dengan menggetok pakai palu untuk melepas komponen.

Aduh…Iya sih komponen CVT bisa terlepas, tapi efek getokan tadi justru bisa merusak komponen lainnya. Bukannya kembali normal, malah makin rusak deh motornya. Pasti kalian enggak mau seperti itu bukan?

Kalau sudah begini, pengguna motor matik harus memilih tempat servis yang punya peralatan lengkap dan tenaga mekanik yang kompeten. Dan yang tak ketinggalan, dengan biaya yang terjangkau tapi dengan servis menyeluruh.

Menyeluruh disini maksudnya biaya yang dikeluarkan sudah termasuk untuk servis CVT, seperti pembersihan dari debu, oli dan air (DOA) juga pengecekan kondisi komponen di dalamnya. Jadi lebih hemat biaya perawatan. Kalau sudah murah, masa iya masih mau malas-malasan servis motor matiknya?

Yang paling fatal, kalau belt CVT sampai putus di tengah jalan. Pasti repot cari bengkel yang bisa ganti CVT, tidak seperti rantai yang semua bengkel bisa tangani.

Ingat lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik keluar biaya sedikit daripada repot dan jebol kantong nantinya hehehe